Rumah Dan Apartemen. Manakah Investasi Properti Yang Lebih Menguntungkan?

DekorInspira.com – Rumah Dan Apartemen. Manakah Investasi Properti Yang Lebih Menguntungkan?



Investasi properti menjadi salah satu jenis investasi yang diminati banyak orang belakangan ini. Selain bisa dimanfaatkan untuk menjadi tempat tinggal sendiri, bisnis properti ini juga menjanjikan keuntungan yang cukup besar karena harganya yang terus meningkat. Namun, ketahuilah sebelum melakukan investasi properti, baik itu membeli rumah ataupun apartemen, pahami lebih dahulu manakah investasi properti yang paling tepat dan sesuai kebutuhan investasimu. Berikut DekorInspira.com memberikan beberapa referensi, kiat, dan trik khusus yang perlu diperhatikan sebelum memilih untuk investasi rumah maupun apartemen. Check this out!

1. Hak Kepemilikan, Perpanjang Setiap 25 Tahun Atau Berlaku Selamanya?

Jika memilih untuk berinvestasi atau membeli apartemen, ketahuilah yang menjadi hak milik adalah unit apartemennya saja. Biasanya hak kepemilikan apartemen berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau juga bisa berupa Sertifikat Strata Title. Sedangkan, jika kamu membeli rumah, selain kamu mendapatkan hak atas bangunannya sendiri, kamu juga bisa mendapatkan hak milik atas tanahnya. Bukti kepemiilikannya adalah berupa Sertifikat Tanah dan Rumah.

2. Segi Perawatan. Lewat Pengelola Atau Mengurus Sendiri?

Salah satu keuntungan tinggal di apartemen adalah segala perawatan unit apartemen menjadi tanggung jawab pengelola. Namun, dibalik kemudahan itu, tentu saja pemilik atau penghuni apartemen diwajibkan untuk membayar biaya pengelolaannya setiap bulan atau periode tertentu sesuai kebijakan pengelola apartemen. Sebaliknya, jika kamu memilih untuk berinvestasi properti rumah, maka kamu harus siap untuk melakukan perawatannya sendiri. Misalnya, harus siap untuk memanggil tukang ataupun memperbaiki sendiri jika ada kerusakan di rumah.

3. Pertimbangkan Kelengkapan Fasilitas Yang Tersedia

Apartemen punya berbagai macam fasilitas di dalamnya untuk menunjang kebutuhan penghuninya. Fasilitas tersebut antara lain faslitas gym, kolam renang, dan pusat perbelanjaan yang menunjang kemudahan tinggal di apartemen. Sedangkan, jika berinvestasi dalam bentuk properti rumah, kamu harus pergi keluar rumah dahulu ataupun mengeluarkan biaya yang cukup besar jika ingin membangun fasilitas seperti gym dan kolam renang di rumah. Selain itu, tentu luas lahan juga harus menjadi pertimbangan jika kita ingin membuat fasilitas tersebut.

4. Mau Lokasi Strategis Di Pusat Kota Atau Pinggir Kota?

Biasanya apartemen dibangun di lokasi strategis dan juga dekat dengan berbagai fasilitas, seperti gedung perkantoran, sekolah, pusat perbelanjaan dan lainnya. Maka dari itu, banyak orang yang tinggal di kota besar cenderung lebih memilih untuk tinggal di apartemen yang memberikan segala kemudahan dalam hal akses dan juga fasilitas. Jika ingin berinvestasi rumah dengan lokasi strategis dan kemudahan tersebut, memang saat kini lahannya yang juga terbatas. Apabila pun ada, maka harganya jauh lebih tinggi. Jadi, banyak orang cenderung memilih investasi rumah di pinggiran kota karena harganya jauh lebih murah dibandingkan di pusat kota.

5. Ketahuilah, Rumah Lebih Mudah Dijadikan Jaminan Untuk Pinjaman Bank

Nilai kredit yang didapat ketika menjaminkan unit apartemen sebagai jaminan pinjaman ke bank akan lebih kecil jika dibandingkan dengan rumah yang digunakan sebgai jaminan bank. Selain itu, dari segi kemudahannya, rumah yang digunakan sebagai jaminan pinjaman ke Bank akan lebih mudah mendapatkan kredit dibandingkan unit apartemen yang dijadikan jaminan pinjaman ke Bank. Jadi, pertimbangkan dengan baik-baik ya mana investasi terbaik untukmu saat ini!

6. Pahami Return Atau Keuntungan Dari Setiap Properti

Jika tujuan dari berinvestasi properti adalah untuk menyewakannya kembali, maka apartemen adalah pilihan yang tepat daripada rumah. Karena berbagai macam kemudahan fasilitas yang ditawarkan tersebut serta ditambah dengan lokasi yang juga strategis, tentu unit apartemen tersebut dapat disewakan dengan harga yang tinggi. Sebaliknya, jika ingin menjual apartemen, harga jual nya justru bisa lebih rendah dibandingkan dengan harga rumah karena hak yang dimiliki atas apartemen tersebut adalah unit bangunannya saja dan bukan tanahnya. Selain itu, biaya rutin apartemen yang tinggi juga membuat return yang akan didapat dari penjualan juga menjadi lebih sedikit.

7. Kebebasan Mendekorasi dan Merenovasi Interior Properti

Di apartemen kebebasan untuk mendekorasi dan merenovasi unit sesuai keinginan mendapatkan keterbatasan dari pengelola. Biasanya, untuk melakukan dekorasi dan renovasi, harus memperoleh izin terlebih dahulu dari pengelola apartemen. Selain itu, pengelola juga menetapkan biaya renovasi dan sejumlah deposit jika penghuni ingin melakukan renovasi unit apartemennya. Tentu hal ini akan jauh berbeda jika memilih rumah sebagai tempat berinvestasi. Kamu bisa lebih leluasa untuk melakukan dekorasi dan renovasi rumah tersebut. Namun, ketahuilah juga apabila rumah tersebut berupa kompleks atau cluster, terkadang untuk renovasi dan dekorasinya juga mendapatkan beberapa batasan juga dari para developer. Terlebih jika rumah masih berstatus kredit.

8. Perbedaan Biaya Rutin Atau Utilitas Yang Signifikan Antara Rumah Dan Apartemen

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, biaya rutin atau utilitas di apartemen jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengen biaya utilitas di rumah. Sebagai contoh, di apartemen terdapat biaya iuran pengelolaan lingkungan, biaya sinking fund, biaya fitting out untuk deposit ketika akan mendekorasi dan merenovasi unit apartemen, dan juga biaya parkir. Tentu biaya-biaya tersebut tidak perlu kamu keluarkan jika kamu memutuskan untuk berinvestasi rumah. Selain itu, biaya-biaya utilitas lainnya seperti listrik dan air jauh lebih murah di rumah dibandingkan dengan apartemen karena penggolongan tarif biaya listrik dan air di apartemen disamakan dengan gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan.



Demikianlah beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan ketika memutuskan untuk memilih berinvestasi properti di apartemen maupun rumah. Setiap investasi tentu ada nilai plus dan minusnya. Maka dari itu, sebaiknya pahami dahulu keuntungan dan resikonya terlebih dahulu sebelum memilih, dan pilihlah properti yang memang tepat dan sesuai untuk tujuan investasimu. Bagaimana dengan kamu, apakah lebih memilih investasi rumah atau properti? Yuk ceritakan alasannya juga ya dengan share di kolom komentar!

, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *