Pilih Tinggal Di Apartemen? Kenali Dulu 9 Biaya Ekstra Yang Harus Disiapkan Berikut Ini!

DekorInspira.com – Pilih Tinggal Di Apartemen? Kenali Dulu 9 Biaya Ekstra Yang Harus Disiapkan Berikut Ini!



Di era modern sekarang ini tinggal di apartemen merupakan pilihan hunian bagi sebagian besar orang, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kota besar. Semakin mahalnya harga rumah, kemudahan untuk mengakses ke beberapa tempat sekaligus dengan lebih mudah, serta kepraktisannya menjadi alasan bagi seseorang untuk tinggal di apartemen. Namun, sebelum memutuskan untuk tinggal di apartemen tentu kita juga harus memikirkan juga biaya yang nanti akan timbul. Berikut adalah beberapa biaya-biaya yang wajib diketahui dan diperhatikan ketika memutuskan untuk tinggal di apartemen.

1. Biaya IPL (Iuran Pengelolaan Apartemen)

Biaya IPL  atau iuran pengelolalaan apartemen digunakan untuk membiayai operasional apartemen. Biaya ini juga biasa disebut maintenance fee atau service fee. Besarnya biaya tergantung luas unit apartemen yang kita tempati. Semakin luas apartemen yang kita tempati, semakin besar pula biayanya. Biaya ini juga biasanya dibebankan per bulan, per tiga bulan, ataupun per tahun tergantung kebijakan pihak pengelola apartemen.

2. Biaya Sinking Fund

Biaya sinking fund sepintas mirip dengan biaya IPL. Perbedaanya, biaya ini digunakan untuk membiayai pemeliharaan fasilitas bersama apartemen seperti lift, pengelolaan sampah, saluran air dan juga jaringan listrik. Biaya sinking fund ini juga bisa menjadi tabungan bagi para penghuni apartemen agar jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada apartemennya, penghuni tidak dibebankan dengan biaya yang terlalu besar. Besar biaya sinking fund ini biasanya berbeda-beda, tergantung kebijakan pengelola apartemen dan juga luas dari apartemen yang kita tempati.

3. Biaya Listrik

Sama seperti jika kamu menetap tinggal di rumah, setiap bulannya pasti kita mengeluarkan biaya utilitas yang salah satunya adalah biaya listrik. Jumlah biaya listrik yang dikeluarkan ini tergantung dari konsumsi atau pemakaian listrik selama periode tersebut. Dan biasanya biaya listrik di apartemen ini 20-30 persen lebih besar daripada biaya listrik jika kita tinggal di rumah biasa karena listrik di apartemen dikelompokkan sama dengan listrik di gedung kantor ataupun mall. Umumnya, kisaran biaya listrik yang dikeluarkan oleh para penghuni apartemen setiap bulannya sebesar 500 ribu sampai 1 juta tergantung pemakaiannya selama bulan tersebut.

4. Biaya Air

Biaya utilitas lainnya yang biasa kita keluarkan ketika tinggal di rumah maupun apartemen adalah biaya air. Tarif biaya air ini umumnya mengikuti ketentuan dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) setempat. Perhitungannya kurang lebih sama seperti biaya listrik dimana besarnya biaya air ini biasanya sekitar 100-200 ribu setiap bulannya. Jumlah ini tentu saja tergantung dari jumlah pemakaian atau konsumsi kamu gunakan sebagai penghuni apartemen.

5. Biaya Telepon Dan Internet

Komunikasi menggunakan telepon dan internet juga merupakan sesuatu yang penting bagi setiap orang di zaman sekarang ini, tak terkecuali para penghuni apartemen. Maka dari itu, pengelola juga mengenakan biaya atas fasilitas telepon dan internet yang disediakan.  Sama seperti biaya listrik dan air, biaya telepon dan internet ini besarnya juga tergantung kebijakan pengelola apartemen dan juga pemakaian yang dilakukan setiap bulannya.

6. Biaya Parkir

Jika memutuskan tinggal di apartemen dan ingin menggunakan lahan parkir milik pengelola apartemen untuk menaruh kendaraan pribadi, tentu ada biaya tambahan lagi yang harus dikeluarkan, yaitu biaya parkir. Ada beberapa apartemen yang tidak mengenakan biaya parkir dan setiap penghuni mendapat jatah parkir gratis untuk 1 kendaraan. Namun, ada juga apartemen yang menetapkan biaya langganan parkir untuk penghuninya setiap bulan. Biasanya, biaya berlangganan parkir yang ditetapkan untuk mobil berkisar 100 ribu sampai 200 ribu setiap bulannya, dan untuk motor berkisar 25 ribu sampai 100 ribu setiap bulannya.

7. Biaya Renovasi Dan Dekorasi Apartemen

Sejumlah apartemen juga membebankan biaya renovasi dan dekorasi bagi para penghuninya. Biaya ini  sering disebut juga dengan biaya fitting out. Sebagai contoh, jika penghuni berniat memasang kitchen set di apartemennya maka penghuni sebelumnya harus melapor dulu ke pihak pengelola dan nantinya pengelola akan membebankan biaya fitting out atas pemasangan tersebut. Begitupun jika penghuni ingin melakukan renovasi ruang apartemennya, penghuni juga wajib melaporkan ke pengelola dan nanti pengelola juga akan mengenakan biaya fitting out dan juga sejumlah deposit untuk mengantisipasi jika renovasi tersebut gagal atau juga merusak bagian apartemen yang lain.

8. Biaya HGB Atau Hak Guna Bangunan

Status untuk kepemilikan apartemen pada umumnya adalah HGB atau Hak Guna Bangunan. Hak Guna Bangunan ini berlaku selama 25-30 tahun. Ketahuilah juga biasanya pihak pengelola akan menagih biaya perpanjangan kepada kamu sebagai pemilik apartemen sekitar 2 tahun sebelum HGB ini berakhir.

9. Biaya Sewa Atau Cicilan Apartemen

Untuk tinggal di apartemen, cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyewa maupun mencicil, atau bisa juga dengan membelinya dengan cara langsung melunasinya secara tunai. Jika kita memutuskan untuk menyewa ataupun mencicil untuk membeli apartemen, tentu ini adalah biaya yang wajib harus kita keluarkan setiap bulannya. Besarnya biaya tersebut tergantung dari pihak pemilik maupun pengelola apartemen. Beberapa faktor yang menjadi tolak ukur untuk menentukan biaya sewa maupun biaya cicilan antara lain luas apartemen yang ditempati dan juga lokasi apartemen tersebut. Semakin luas dan semakin strategis lokasinya tentu biayanya akan semakin mahal.



Itulah beberapa biaya yang sebaiknya kita wapadai atau ada baiknya diperhitungkan dahulu sebelum untuk memutuskan untuk tinggal di apartemen. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi bahan referensi sebelum mengambil keputusan untuk tinggal di apartemen. Kalau kamu lebih pilih mana nih guys, tinggal di apartemen atau rumah? Share di kolom komentar ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *