Menandatangani Kontrak Sewa Properti. Hal Penting Apa Saja Yang Wajib Diperhatikan?

DekorInspira.com – Menandatangani Kontrak Sewa Properti. Hal Penting Apa Saja Yang Wajib Diperhatikan?



Saat ini banyak orang yang memilih sewa sebagai cara pembayaran ketika tinggal di apartemen. Maka, setelah menemukan apartemen atau properti lainnya yang sudah tepat dan cocok untuk disewa, tentu langkah selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan kesepakatan serta menandatangani perjanjian kontrak sewa properti sebelum akhirnya bisa ditempati. Namun, sebaiknya perhatikan dahulu beberapa hal penting berikut sebelum menandatangani kontrak sewa properti ini agar tidak timbul perkara di masa mendatang. Simak ya!

1. Pastikan Pemiliknya Sah Dan Jelas

Sebelum memutuskan memilih apartemen atau properti lainnya yang akan kita sewa, pastikan dahulu bahwa pemilik properti tersebut benar-benar sah dan jelas. Jadi, sangat disarankan untuk mencari dahulu informasi sejelas-jelasnya mengenai pemilik maupun pengelola apartemen atau properti tersebut sebelum menandatangani perjanjian sewa. Kemudian, pastikan juga bahwa kamu sebagai penyewa juga sudah bertemu dengan pemilik propertinya langsung ketika negosiasi harga dan juga saat penandatanganan perjanjian sewa properti. Terakhir, pastikan identitas pemilik dan penyewa properti juga harus tercantum jelas dan benar di perjanjian sewa tersebut.

2. Biaya Dan Jangka Waktu Sewa Properti

Di dalam dokumen perjanjian sewa tersebut, informasi mengenai biaya sewa dan jangka waktunya wajib tercantum dengan jelas. Perhatikan biaya-biaya mana saja yang sudah termasuk dan yang tidak termasuk dalam biaya sewa. Kemudian, pahami juga apakah ada deposit yang diwajibkan untuk disetor di dalam perjanjian sewa properti tersebut. Biasanya, biaya deposit ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila terjadi pelanggaran perjanjian ataupun perusakan unit selama masa sewa berlangsung. Namun, jika tidak ada pelanggaran ataupun biaya deposit tersebut masih ada sisanya, maka pemilik properti wajib mengembalikannya kepada penyewa ketika masa sewa berakhir. Perhatikan juga pada setiap tanggal berapakah biaya sewa tersebut jatuh tempo untuk dibayar dan juga perhatikan berapa besaran denda yang dikenakan jika terlambat membayar sewa.

3. Informasi Daftar Barang Perabot Yang Ada Di Properti Sewaan

Ini adalah salah satu poin penting yang seharusnya ada di dalam perjanjian sewa apartemen maupun properti lainnya. Informasi daftar barang ini diperlukan terutama jika kamu menyewa apartemen ataupun properti lainnya secara fully furnished atau semi furnished. Pastikan pencatatan daftar barang perabot yang ada di dalam properti yang disewakan sudah masuk semua ke dalam list pencatatan secara benar. Tulis juga bagaimana kondisi setiap barang sebelum penandatanganan kontrak sewa properti.

4. Renovasi Dan Perbaikan Properti

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan di dalam perjanjian sewa properti tersebut adalah mengenai renovasi dan perbaikan unit apartemen. Sebagai calon penyewa properti, tentu saja kamu harus tahu bagaimana ketentuannya jika ingin melakukan dekorasi unit apartemen. Begitu juga saat terjadi kerusakan yang terjadi di apartemen sewaan, kamu harus tahu sejauh mana bentuk pertanggungjawaban dari pemilik dan juga penyewa. Namun, biasanya secara umum setelah masa sewa properti selesai, para property owner menginginkan agar kondisi apartemen atau properti tersebut sama seperti ketika pertama kali ditempati oleh si penyewa.

5. Pengalihan Sewa

Maksud dari pengalihan sewa disini adalah penyewa properti tersebut menyewakan kembali propertinya ke pihak lain. Jika memang menyewa apartemen untuk tujuan tersebut, ada baiknya diperhatikan apakah ada klausul tersebut dalam perjanjian sewa. Namun, secara umum biasanya pemilik properti tidak akan mengizinkan untuk penyewa mengalihkan sewa tersebut tanpa seizin pemilik properti utama. Jadi, bicarakan dulu baik-baik ya!

6. Ketentuan Jika Masa Sewa Dihentikan Lebih Awal 

Ada kejadian dimana karena suatu hal penyewa harus menghentikan masa sewa lebih awal sebelum waktu sewa berakhir. Secara umum, untuk kasus seperti ini biasanya berlaku aturan dimana penyewa harus memberitahukan pemilik apartemen tersebut 30-60 hari sebelum mengakhiri masa sewanya. Selain itu, biasanya penyewa akan dikenakan juga biaya penalti, serta kemungkinan uang deposit yang sudah dibayarkan di awal akan menjadi hangus. Maka, ada baiknya kamu memperhatikan juga klausul ini agar tidak timbul sengketa di kemudian hari. Namun, apabila klausul ini belum ada di dalam perjanjian sewa propertimu, jangan ragu untuk menanyakannya kepada pemilik dan meminta agar hal ini juga bisa tercantum di perjanjian sewa.

7. Perihal Bila Terjadi Perselisihan

Hal ini biasanya sudah pasti tercantum dalam perjanjian sewa properti. Biasanya dalam klausul ini berbunyi jika terjadi perselisihan antara pemilik dan penyewa properti, maka akan diselesaikan dahulu secara musyawarah mufakat. Jika tidak ada poin yang menyatakan hal tersebut, maka kamu sebaiknya meminta pemilik untuk mencantumkan ketentuannya di dalam perjanjian. Karena jika tidak, bisa saja di masa depan pemilik langsung membawa masalah tersebut ke ranah hukum tanpa dilakukan musyawarah terlebih dahulu dengan penyewa. Jadi, lebih teliti ya guys untuk membaca perjanjiannya!

8. Perhatikan Ketentuan Biaya Penalti

Biaya penalti tidak hanya dikenakan ketika penyewa lebih cepat menyelessaikan masa sewa properti. Biaya penalti juga dikenakan ketika ada barang yang rusak ataupun berupa keterlambatan pembayaran biaya utilitas seperti air, listrik dan juga biaya service charge. Biasanya, biaya penalti ini akan dipotong dari biaya deposit yang sudah dibayarkan penyewa di awal. Namun, apabila biaya penalti ini sudah lebih besar dari biaya deposit, maka tentu pemilik akan meminta biaya tambahan kepada kamu sebagai penyewa properti. Maka, sebelum kontrak ditandatangani, pastikan dahulu di perjanjian sewa properti tersebut apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan kamu kena biaya penalti dan jangan lupa untuk konfirmasi hal tersebut kepada pemilik.



Itulah beberapa penjelasan mengenai hal-hal yang wajib diperhatikan sebelum menandatangani sewa properti. Jangan lupa juga untuk meminta copy nya setelah perjanjian tersebut sudah ditandatangani ya, guys! Simpan dengan baik dan jangan sampai hilang. Anyway, bagaimana dengan kamu? Apakah punya pengalaman dan tips lain yang ingin kamu bagikan di kolom komentar tentang perjanjian sewa properti? Saling share yuk!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *